File transfer melalui port SSH di jaringan komputer dengan aplikasi MC (Midnight Commander) di Terminal Ubuntu server / Desktop

Pada tutorial kali ini, saya akan membahas bagaimana memanfaatkan layanan SSH untuk melakukan file transfer di jaringan komputer. Dari artikel yang pernah saya tulis sebelumnya dengan judul “Remote login ke Ubuntu Server dengan SSH”, aplikasi SSH digunakan untuk me-remote dari jarak jauh. Selain dapat digunakan untuk me remote sebuah host (Desktop / Server) atau perangkat jaringan lainnya, layanan SSH ini dapat juga digunakan untuk melakukan file transfer (scp – secure copy). Tambahan manfaat lainnya adalah, setiap paket file transfer yang kita transmisikan melalui layanan SSH, secara tidak langsung juga akan ikut terenkripsi sehingga menambah kualitas keamanan layanan.

Ada banyak aplikasi yang dapat kita gunakan untuk melakukan aktifitas file transfer ini, jika di Windows, kita bisa menggunakan WinSCP, jika di sistem operasi linux, kita bisa menggunakan filezilla bagi yang memiliki antarmuka grafis dan aplikasi MC (Midnight Commander) yang tdiak memiliki antarmuka grafis (dimana salah satunya adalah Ubuntu Server). Untuk penggunaan file transfer via WinSCP sudah saya bahas sebelumnya di tulisan saya dengan judul “Mengakses file di Linux dari Windows dengan mudah”. Maka pada tulisan kali ini saya membahas file transfer yang menggunakan terminal. Berikut langkah-langkahnya:

1. Silakan login pada Ubuntu Server anda, pastikan aplikasi mc telah terinstall sebelumnya. Jika belum, maka anda bisa melakukan instalasi paket aplikasi mc tersebut dengan menjalankan perintah:
sudo apt-get install mc
2. Misalnya anda ingin melakukan file transfer (upload/download) ke server Ubuntu/Linux lainnya dengan alamat IP tujuan 192.168.0.2/24. maka silakan jalankan aplikasi mc seperti di bawah:
mc
maka anda akan disuguhi tampilan aplikasi mc seperti yang terlihat pada gambar di bawah:

seperti yang dapat anda lihat, aplikasi MC ini menampilkan 2 windows, untuk berpindah pindah dari satu windows ke windows lainnya anda dapat memanfaatkan tombol “tab”. Jika anda melihat ujung bawah, maka disitu ada printah2 yang dapat anda gunakan dengan mengakses tombol F1 – F10 , untuk menu lainnya anda dapat menekan tombol F9 lalu tekan tanda panah ke bawah untuk menurunkan menu, sehingga terlihat tampilan seperti di bawah ini:

  
lalu pada menu “Left”, pilih menu “shell link” seperti pada gambar di bawah:
 
*Selain shell link, aplikasi MC ini mendukung protocol FTP dan SFTP sebagai klien

kemudian masukkan alamat IP dan nama user yang digunakan untuk membuka koneksi dengan format nama_user@alamat_ip seperti yang terlihat seperti pada gambar di bawah ini:
apabila anda belum pernah masuk ke dalam komputer tujuan, anda akan diminta menyimpan RHID (Remote Host Identification) seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, jika anda belum mengetahui fungsi RHID, anda bisa membaca tulisan saya sebelumnya yang berjudul "Fungsi RHID di SSH":

 
pilih yes, lalu enter, maka anda telah membuka koneksi dengan komputer tujuan, windows sebelah kiri adalah komputer yang di remote, dan window sebelah kanan adalah window komputer lokal anda seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah:
Untuk melakukan perintah copy, pilih file/directory yang akan di copy kemudian pencet F5. Prose kopi akan terlihat seperti yang ditunjukan pada gambar di bawah ini:
  

Untuk meng kopi beberapa file sekaligus, anda dapat memilih beberapa file yang ingin anda kopi dengan menekan tombol INSERT terlebih dahulu, sehingga file-file yang terpilih terlihat berwarna kuning seperti gambar di bawah ini:

 
Baru kemudian anda tekan tombol F5 untuk mengkopi, F6 untuk memindahkan (moving) atau F8 untuk menghapus file-file yang telah anda pilih tadi.

Mengaktifkan Akses Root SSH di Ubuntu Server

Dalam tutorial singkat ini yaitu mengaktifkan akses Root untuk login SSH di ubuntu . Hal ini biasanya terjadi pada saat selesai instal Ubuntu Server dan kita butuh akses user root (terutama saat menggunakan aplikasi seperti WinSCP). Berikut langkah-langkahnya:


1. Login ke ubuntu server anda
2. Kemudian masuk sebagai user root dengan perintah:
   $sudo -i (masukan password super user)
3. Buat password user root:
    # passwd root (masukkan password root dan buat password yang unik)
4. Edit file /etc/ssh/sshd_config  pada bagian Authentication  menjadi seperti dibawah ini:
    
    # Authentication:
    LoginGraceTime 120
    #PermitRootLogin without-password
    PermitRootLogin yes
    StrictModes yes
5. Kemudian restart service ssh router
    # service ssh restart


Demikian tutorial singkat saya sebagai penginggat dikala saya lupa ketika akan mengakases root di linux ubuntu server yang baru saya install.

Mengakses Webserver di Bawah Modem GSM dengan SSH Tunneling


Satu jam sebelum presentasi dan demo, tiba-tiba salah seorang anggota tim mengabarkan tidak dapat hadir karena sakit, padahal proyek website yang sedang dikerjakan hanya tersimpan pada notebooknya. Apa yang Anda lakukan sekarang?

Apakah anda akan nekat membuang waktu dengan menjemput teman Anda yang memang sungguh sedang saki? Oh no, jangan! Sebaiknya biarkan ia beristirahat di rumah. Lagipula bila Anda terlambat datang di tempat presentasi, apa kata dunia?

Lalu, bagaimana dengan presentasinya?

Ya, tetap saja dilanjutkan. Minta teman anda yang sakit untuk menghidupkan notebooknya dan minta agar terus terhubung ke internet seperti biasa, baik menggunakan koneksi modem GSM atau tethering Android.

Untuk mengakses webserver yang ada di Notebook teman yang sakit tadi, dapat digunakan dua cara. Cara yang paling mudah adalah dengan TeamViewer, dan cara yang relatif sulit adalah menggunakan teknik SSH Tunneling.

Cara Mudah: TeamViewer


TeamViewer adalah produk yang free for peronal use. Untuk mengakses komputer lain melalui TeamViewer langkahnya cukup mudah. Kedua komputer harus sudah terinstall TeamViewer.

Jalankan TeamViewer, masing-masing akan memiliki ID yang unik yang permanen. Beradasrkan ID tersebut, kita dapat mengakses Desktop lain seperti halnya mengakses secara RDP atau VNC.

Berbeda dengan RDP atau VNC, menggunakan TeamViewer tidak perlu melakukan seting router. Lha, koneksi pakai GSM, router siapa pula yang mau diakses?

Cara (Relatif) Sulit: SSH Tunneling


Cara SSH Tunneling ini cukup menantang, karena dibutuhkan 1 buah server yang memiliki IP publik yang terinstall di dalamnya SSH server. Server mediator ini boleh server sendiri, server kantor, server teman, atau server apapun yang menyediakan akun SSH. Yang penting kita dapat mengaksesnya dari manapun.

Server mediator dapat diakses dengan nomor IP atau nama domain. Misalkan Server mediator tsb memiliki nama domain tunneling.org, dan menyediakan akun username tamu dengan password *******. 

Langkah 1:


Minta teman anda yang sakit untuk membuat reverse tunneling antara notebooknya dengan server tunneling.org. Caranya adalah memberi perintah sbb pada terminal:

teman$ ssh -R 8080:localhost:80 tamu@tunneling.org -N

Keterangan:

-R dimaksudkan agar dilakukan reverse tunneling, dengan memforward port 8080 di server tunneling.org ke port 80 di notebook teman. Kita sepakat bahwa port 80 itu adalah port standard untuk webserver.

tamu@tunneling.org  maksudnya login dengan akun username tamu di server dengan nama domain tunneling.org (jika tidak ada nama domain, dapat diganti dengan nomor IP)

-N memberitahu ssh-server bahwa tidak ada perintah lain selain menunggu.


Karena adanya opsi -N perintah ssh tidak menampilkan terminal di servertunneling.org, tetapi dalam kondisi listening saja. Dengan demikian minta teman jangan di-break selama koneksi tunneling sedang dibutuhkan.

Hingga langkah saat itu, sebenarnya webserver di notebook teman sudah bisa diakses oleh server tunneling.org. Dengan browser berbasis text (misal elinks atau lynx) yang tersedia di server tunneling.org, webserver dapat diakses dengan perintah sbb:

tunneling.org$ elinks http://localhost:8080

Maka akan tampil webserver yang tersimpan di notebook teman.

Kita memerlukan satu langkah lagi, agar webserver tsb juga dapat diakses dari komputer demo berbasis GUI.


Langkah ke 2:


Langkah berikutnya adalah membuat tunnel antara komputer demo dengan server tunneling.org. Berikut ini perintah yang diberikan dari komputer demo. 

demo$ ssh -L 8080:localhost:8080 tamu@tunneling.org -N

Keterangan:
-L memerintahkan bind port 8080 di komputer demo ke port 8080 di komputer server tunneling.org

Setelah itu buka Mozilla Firefox, lalu akses ke url http://localhost:8080





Mengapa jadi localhost?

Ya, karena komputer demo sudah bind dengan komputer server tunneling.org, dan komputer Server tunneling.org akan forward port 8080 ke 80 di komputer webserver teman.

LOGIN OTOMATIS SSH DENGAN PUBLIC KEY

Yang sering bergelut dengan remote login menggunakan protokol SSH (Secure Shell) pasti sudah terbiasa mengetikkan password sebagai key pembenaran otorisasi login ke satu mesin server. Ketika password tidak tepat maka Anda tidak bisa login. Benar ngak? Ulang lagi deh passwordnya sampai cocok dengan database password yang terletak di /etc/shadow untuk mesin GNU/Linux.

Metode login diatas disebut key base authorization merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk login kesatu mesin SSH Server. Cara lain adalah menggunakan public key yang selalu memiliki pasangan setia dengan nama private key. Metode kedua ini dikenal dengan istilah public key authorization. Intinya public key akan disimpan di sisi server dan akan dicocokkan dengan private key yang terletak dikomputer yang digunakan ketika proses remote dimulai.

Kedua metode login diatas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, semua kembali kepengguna masing-masing cocoknya cara yang mana? Sedikit gambaran saja jika cara pertama merupakan cara tradisional dan cara kedua adalah cara modern untuk login kesatu system.

Ada dua type key yang didukung oleh protokol SSH yaitu:
1. RSA (Rivest-Shamir-Adleman) untuk jenis protokol SSH1 dan SSH2
2. DSA (Digital Signature Algorithm) untuk jenis protokol SSH2
RSA dan DSA merupakan jenis algoritma enkripsi yang ada didalam ilmu kriptografi.

Selanjutnya bagaimana membuat Public Key SSH untuk login otomatis? Dibawah ini prosesnya.
1. Buat key pair didalam direktori .ssh di home direktori masing-masing
Key pair yang dimaksudkan adalah pasangan public key dan private key.
Masuk kedalam direktori .ssh, jika belum ada silahkan dibuat terlebih dahulu.
$ mkdir ~/.ssh
$ chmod 700 ~/.ssh
Oke neh perintah buat key pair dengan type key RSA 2048.
$ cd .ssh
.ssh$ ssh-keygen -t rsa
Generating public/private rsa key pair.
Enter file in which to save the key (/home/wevils/.ssh/id_rsa): ->Enter sajalah!
Enter passphrase (empty for no passphrase): ->Enter juga jika ingin login otomatis.
Enter same passphrase again:
Your identification has been saved in /home/wevils/.ssh/id_rsa.
Your public key has been saved in /home/wevils/.ssh/id_rsa.pub.
The key fingerprint is:
**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:** wevils@geek
The key's randomart image is:
+--[ RSA 2048]----+
| .+E+. |
| .o. |
| o |
| . o o |
| . S |
| . .oB |
| . o*o. |
| . + o. |
| .o. o.. |
+-----------------+

Pasangan kuncinya telah terbuat.
File id_rsa sebagai private key untuk komputer client
File id_rsa.pub sebagai public key untuk komputer server

2. Upload public key ke server remote
Sebelum di upload public key-nya, terlebih dahulu copy isi file id_rsa.pub ke file authorized_keys kemudian ubah permission file tersebut.
.ssh$ cat id_rsa.pub >> authorized_keys
.ssh$ chmod 600 authorized_keys
Upload deh keserver, pada contoh ini saya menggunakan scp bawaan protokol SSH.
.ssh$ scp -p authorized_keys wevils@server.local:/home/wevils/.ssh

3. Testing koneksi
Pastikan tidak ada password lagi saat Anda login keserver. Apakah cara ini aman? Amanlah.. jaga aja private key agar tidak diambil oleh pihak lain. Jika ingin lebih aman pada saat membuat key pair masukkan pharase sesuai keinginan, dengan melakukan ini maka login otomatis tidak dapat dilakukan karena setiap kali private key dan public key akan dicocokkan selalu diminta pass pharase.
Enter passphrase (empty for no passphrase): Bukan password login anda diserver!

Sampai disini login SSH secara otomatis seharusnya sudah dapat Anda lakukan. Dibawah ini beberapa penjelasan tambahan agar bahasan tentang public key SSH dapat dipahami dengan baik.

Secara default saat menjalankan perintah ssh-keygen -t rsa, panjang karakter RSA key adalah 2048 bit. Nilai ini dapat ditingkatkan agar level enkripsi lebih baik, artinya semakin panjang bit yang digunakan maka akan semakin menyulitkan pihak lain yang ingin membobol key tersebut. Berikut contoh menaikkan nilai bit RSA
.ssh$ ssh-keygen -t rsa -b 4096

Diatas telah disebutkan ada dua type key yang dapat digunakan yaitu RSA dan DSA. RSA contohnya sudah sangat jelas diatas. Dibawah ini diperlihatkan bagaimana membuat DSA key.
.ssh$ ssh-keygen -t dsa
Generating public/private dsa key pair.
Enter file in which to save the key (/home/wevils/.ssh/id_dsa):
Created directory '/home/wevils/.ssh'.
Enter passphrase (empty for no passphrase):
Enter same passphrase again:
Your identification has been saved in /home/wevils/.ssh/id_dsa.
Your public key has been saved in /home/wevils/.ssh/id_dsa.pub.
The key fingerprint is:
**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:**:** wevils@geek
The key's randomart image is:
+--[ DSA 1024]----+
| o. |
| o o . |
| . =E*.+|
| o o *=++|
| S o .o+o |
| . + |
| . +|
| o.|
| .|
+-----------------+
Jika sudah familiar dengan cara kedua, cara pertama dengan key base authorization dapat anda disable. Pastikan option dibawah sesuai dengan yang ada dalam file konfigurasi SSH (/etc/ssh/sshd_config) diserver Anda.
PasswordAuthentication no
Pastikan setelah merubah option tersebut, restart service SSH.

Semoga tulisan saya ini memberi kita pencerahan kepada rekan-rekan yang nyasar disini.

INSTALASI TELNET DAN SSH SERVER

Telnet dan SSH merupakan media yang berguna untuk menghubungkan sebuah linux dengan Linux lainnya. Di awal munculnya jaringan komputer, cara paling efisien untuk mengendalikan komputer lain adalah melalui telnet dan kemudian SSH karena dapat dilakukan melalui teknologi command line.
TELNET, singkatan dari TELecommunication NETwork merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan di internet dan juga jaringan komputer lokal. Telnet dikembangkan pertama kali pada tahun 1969. Spesifikasinya pertama kali ditentukan di RFC15 kemudian distandarisaikan sebagai IETF STD 8 dan merupakan salah satu standar dari standar-standar yang pertama digunakan di internet.
Istilah talnet juga kerap digunakan untuk menunjuk software yang digunakan untuk mengakses protokol telnet atau lazim juga disebut Telnet client. TELNET client sudah lama di terapkan di sistem operasi Unix dan turunannya. Ketika Linux keluar, Linux juga tidak lupa men-support Telnet dan SSH.

INSTALASI TELNET SERVER

Seperti telah disebutkan di muka, kegunaan telnet adalah untuk menjembatani proses komunikasi antarkomputer. Telnet merupakan program emulasi terminal untuk protokol TCP/IP. Program telnet yang berjalan di komputer akan menghubungkan PC dengan server jaringan. Anda bisa memasukkan perintah melalui program Telnet dan program tersebut akan dieksekusi di komputer lain seolah program tersebut dijalankan dari komputer sendiri.
Dengan menggunakan Telnet, Anda bisa mengontrol dan berkomunikasi dengan server lain di jaringan dengan mudah. Ubtuk memulai sesi telnet, biasanya Anda harus mengisikan username dan password yang valid. Telnet merupakan cara yang lazim digunakan untuk mengendalikan web server.
Untuk menginstall Telnet server, Anda bisa menginstall paket telnetd di Synaptic. Atau bisa menggunakan perintah berikut untuk instalasinya:
sudo apt-get install telnetd
Maka otomatis komputer tersebut sudah bisa di telnet menggunakan perintah:
# telnet ip_address
Setelah terinstal, komputer lain bisa mengakses komputer tersebut dengan telnet. Akan muncul tulisan seperti berikut:
telnet 192.168.0.1
Trying 192.168.0.1…
Connected to 192.168.0.1 (192.168.0.1)
Escape character is'^]'.
Pesan Selamat Datang
* All access is logged *
login: admin12
Password:
Last Login: Sat Dec 25 1:05:1 from 192.168.1.1
You have mail…
[admin12@telentserver~]$
Untuk mengedit kata pengantar, Anda bisa mengedit file issue dan issue.net di direktori /etc untuk mengubah pesan di dalamnya. Telnet merupakan cara cepat untuk berhubungan dengan koputer lain, namun cara ini kurang aman, karena komunikasi teks antarkomputer dilakukan secara polosan atau istilahnya menggunakan plain text tanpa enkripsi yang artinya bisa disadap dengan mudah.

INSTALASI SSH SERVER

Cara untuk remote communication di jaringan Linux adalah menggunakan protokol Secure Shell atau bisa disingkat sebagai SSH. SSH merupakan protokol jaringan yang dapat mengakomodasi transfer data melalui chennel yang aman antara kedua komputer.
SSH bisa memberikan keamanan karena adanya fasilitas Enkripsi yang mampu membuat integritas dan kerahasiaan data terjaga. SSH menggunakan kriptografi public key untuk melakukan autentifikasi komputer remote dan untuk mengizinkan komputer remote untuk mengautentifikasi user jika diperlukan.
Sebuah server SSH server, dalam keadaan default melakukan listening di port 22 TCP. Server SSH yang bisa digunakan adalah OpenSSH. Cara instalnya dengan mengetik perintah:
# apt-get install openssh-server
Setelah terinstal, Anda dapat me-remote akses melalui SSH dengan mengetik perintah:
# ssh ip_address

MESSAGE OF THE DAY (MOTD)

Untuk mengubah pesan MOTD yang muncul tiap kali anda login ke SSH atau TELNET, Anda dapat mengedit file /etc/motd dengan mengetik perintah:
vim /etc/motd
atau
gedit /etc/motd
Kemudian danti dengan teks yang ingin Anda masukkan dan simpan perubahan.

MENGUBAH NOMOR PORT SSH SERVER

Port standar yang digunakan untuk SSH server adalah port 22, Anda bisa menggantinya untuk alasan keamanan, yaitu dengan mengedit file/etc/ssh/sshd_config dan kemudian mencari tulisan seperti berikut:
# What ports, IPs and protocols we listen for
Port 22
Gantilah angka 22 tersebut dengan nilai yang anda inginkan dan Anda tinggal me-restart SSH server dengan perintah berikut:
sudo /etc/init.d/ssh restart

TELNET DAN SSH CLIENT

Untuk mengakses Telnet dan SSH server, Anda bisa menggunakan beberapa software Telnet dan SSH Client yang tersedia di banyak platform, berikut ini merupakan daftar Telnet/SSH Client yang tersedia di beberapa platform berbeda.
Untuk sistem operasi Windows, software yang dapat di coba adalah:
  • Bawaan dari command prompt di Windows yang dapat digunakan untuk mengakses telnet. Caranya dengan mengklik perintah telnet di jendela command prompt.
  • AbsoluteTelnet, merupakan software shareware untuk semua versi Windows, fitur yang di dukung antara lain telnet,SSH1,SSH2, dan transfer file menggunakan SFTP, ZModem, YModem, dan XModem. Includes a tabbed interface.
  • Hyperterminal Private Edition
  • TeraTerm
  • TN3270 Plus, software telnet/SSH client shareware untuk Windows
Untuk sistem operasi Macintosh, Anda bisa menggunakan beberapa software berikut:
  • tn3270, software TELNET client untuk Macintosh namun didesain untuk mainframe IBM yang menggunakan protokol TN3270.
  • Terminal, software TELNET client yang merupakan bawaan dari semua versi Macintosh OS X.
  • NiftyTelnet, Telnet client untuk MacOS generasi tua yang juga masih mendukung SSH.
  • dataComet merupakan software dengan fitur lengkap untuk Telnet & SSH untuk Macintosh.
Sementara yang multiplatform adalah:
  • PuTTY, software yang mendukung protokol SSH, TELNET, rlogin, dan raw TCP client untuk Windows, Linux, dan Unix.
  • mTelnet merupakan software telnet client full screen untuk Windows & OS/2.
  • Twisted Conch.
  • IVT TELNET client multisesi untuk Windows & DOS dan juga mendukung SSH dan Kerberos. Termasuk fitur seperti autologin dan scripting. Tapi software ini tidak gratis.
  • SyncTERM merupakan software oper source TELNET/RLogin/SSH client/terminal Untuk Windows dan Linux.
  • Rove Mobile SSH, SSH/Telnet client berbasis command line yang memiliki dukungan untuk bluetooth.
Ada juga yang free dan tersedia source code-nya, seperti:
  • dtelnet, telnet client untuk Windows.
  • Pueblo/UE, TELNET client untuk WIndows dengan dukungan in-line HTML.
  • Console telnet merupakan console full screen untuk Telnet yang cocok dengan lingkungan Windows.
Adapun yang free tapi tanya source code adalah:
  • Whitehorn Secure Terminal untuk Windows.
  • Simpterm yang berbasis unicode sehingga bisa digunakan untuk aksara kompleks seperti Cina.
  • SimpleMU, shareware.
  • CRT dan SecyreCRT yang juga memiliki fasilitas untuk scripting di VBScript, Javascript, dan Perl.

remote ubuntu 14.04 dengan ssh server

Kali ini saya ingin sharing pengalaman  dalam remote ubuntu 14.04 dengan ssh server, yang saya maksudkan adalah meremote komputer ubuntu 14.04 yang sudah terinstall ssh server. Untuk meremotenya membutuhkan beberapa aplikasi tambahan. Di windows untuk meremote ssh di komputer yang lain  biasanya menggunakan aplikasi putty, di linux sendiri sudah ada yaitu ssh client tetapi terkadang harus diinstall terlebih dahulu, sedangkan di android dapat menggunakan juicy ssh.
Untuk menginstall ssh server pada ubuntu 14.04 cukup menjalankan perintah berikut
sudo apt-get install openssh-server
Akan terlihat proses instalasi, tunggu hingga selesai. Kemudian atur password root agar dapat di remote menggunakan user root. Pada ubuntu 14.04 sudah diatur bahwa user yang bisa melakukan remote ssh adalah root saja, itupun kalau root sudah dipasang password.  Untuk memasang password root ketikan perintah berikut
sudo passwd root
Kemudian masukkan password root yang baru, kemudian konfirmasi passwordnya dan enter. Dan password root berhasil di pasang.
Selanjutnya kita tinggal memastikan bahwa komputer listening pada port 22 yang digunakan ssh untuk berjalan. Untuk pengecekannya bisa menggunakan perintah
sudo netstat -lap | grep ssh
apabila menghasilkan listening port 22 berarti ssh server berhasil terpasang. Apabila belum listening kita jalankan terlebih dahulu service ssh server
service sshd restart
dan kemudian kita cek kembali prosesnya apakah sudah listening. Selanjutnya adalah mencoba meremote ubuntu 14.04 dengan ssh server yang sudah terpasang. Kali ini saya menggunakan putty


Setelah tersambung dengan server ubuntu, kita dapat juga mengecek siapa saja yang tersambung dengan server ubuntu 14.04 dengan menggunakan perntah
netstat -antup | grep :22
dan akan menampilkan dari ip berapa saja yang tersambung menggunakan port 22.

sekian

Tutorial Cara Konfigurasi DNS Server di Linux Debian


Setelah sekian lama blog ini jarang update artikel, nah di artikel ini saya akan menjelaskan dan berbagi tutorial singkat tentang cara konfigurasi dns server di linux debian 5.0.6 lenny via virtualbox. Apa itu DNS Server dan bagaimana cara membuatnya ? saya akan jelaskan secara singkat pengertian dns server dan cara kerjanya beserta cara konfigurasinya sampai pengujian di bawah ini dan selain itu disini saya juga akan share vidio tutorial konfigurasi dns server di linux debian.

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian
Gambar Ilustrasi Cara Kerja DNS Server

Pengertian DNS Server

DNS atau Domain Name Service adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengelola penamaan suatu komputer, layanan ataupun sumber daya di jaringan yang disusun secara hirarki dan terdistribus.

DNS berfungsi untuk menerjemahkan nama-nama host (hostname) menjadi nomor IP (IP address)ataupun sebaliknya, sehingga nama tersebut mudah diingat oleh pengguna internet. DNS Server juga membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail.

Cara Membuat / Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

Sebelum membuat atau konfigurasi dns server di linux debian, alangkah baiknya anda sudah menginstal linux berbasis text dan sudah bisa menjalankan atau mengoperasikan sistem operasi tersebut. Setelah itu mari kita simak tutorialnya berikut ini.

A. Instal OS Linux Debian [berbasis text]
B. Konfigurasi jaringan
Sebelum konfigurasi cek dulu apakah network di linux anda sudah di setting atau belum, jika belum perintah untuk mengeceknya adalah ketik ifconfig lalu enter. jika belum di setting, lakukan hal berikut. 
- Edit network interfaces dengan cara ketik perintah : nano /etc/network/interfaces
- Hapus dhcp diganti dengan static
- Lalu ketik perintah seperti gambar berikut 

Cara Konfigurasi Jaringan di Linux Debian

- Jika sudah save dengan cara : CTRL+X > Save > Enter
- Setelah itu restart network / os anda, ketik perintah : /etc/init.d/networking/restart atau reboot
- Cek apakah sudah terkonfigurasi dengan benar atau belum dengan cara, ketik : ifconfig

Cara Konfigurasi Jaringan di Linux Debian

C. Instal Bind9
Bind9 merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat DNS Server, cara menginstallnya seperti berikut.
- Masukan CD / File ISO terlebih dahulu. [Device > CD/Drive > Cari file ISO nya]
- Ketik perintah : apt-get install bind9

Cara Membuat DNS Server di Linux Debian

- Pilih Y 
- Lakukan restart bind9 anda atau os linux anda, caranya seperti tadi : reboot

Cara Membuat DNS Server di Linux Debian


D. Konfigurasi DNS Server
Sebelum konfigurasi alangkah baiknya anda terlebih dahulu file atau folder apa saja yang akan di konfigurasi, file yang akan dikonfigurasi :
  • named.conf.local
  • db.veri [db.local]
  • db.tkjb [db.local]
  • db.192
  • named.conf.options
  • resolv.conf
Setelah anda mengatahui file yang akan di konfigurasi, mari kita lakukan konfigurasi / cara membuat dns server. Caranya sebagai berikut :

1. Masuk ke folder bind terlebih dahulu : cd /etc/bind

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

2. Edit file named.conf.local : nano named.conf.local  lalu isikan perintah seperti pada gambar dibawah ini. Jika sudah save Ctrl+X > Y > Enter

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

3. Copy db.local ke db.veri dan db.xitkjb serta db.127 ke db.192, dengan perintah

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

4. Edit file db.veri ketik : nano db.veri 
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

5. Edit file db.xitkjb ketik : nano db.xitkjb
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

6. Edit file db.192 : nano db.192
Ganti localhost dengan nama domain anda, contoh : Ctrl+W > Ctrl+R > tulis : localhost > Enter > nama domain > Enter > A
Isi dan ubah filenya seperti di gambar berikut :

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

7. Edit file named.conf.options ketik : nano named.conf.options
Hapus slash //, dan 0.0.0.0 ganti menjadi IP Address anda, misal : 192.168.1.32 Setelah itu Save

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

8. Edit file resolv.conf ketik : nano /etc/resolv.conf 
Ubah dan tambahkan isi file tersebut seperti dibawah ini.

Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

9. Restart Bind9 anda, ketik : /etc/init.d/bind9 restart
    Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian

    10. Pengujian DNS Server anda menggunakan perintah nslookup [nama domain]

    Cara Membuat Konfigurasi DNS Server di Linux Debian